SAN FRANSISCO - Sebuah video berhasil mengungkap kebiadaban yang dilakukan tentara Amerika Serikat (AS) saat berperang di Irak. Bahkan dalam video tersebut juga terkuat peristiwa kematian jurnalis Reuters.
Situs bernama Wikileaks.org itu memperlihatkan peristiwa perang di wilayah pedalaman Irak di Baghdad pada tahun 2007. Pagi hari saat peristiwa berdarah, helikopter milik tentara Irak terlebih dahulu menembaki wilayah tersebut dari atas. Insiden tersebut menewaskan 12 warga sipil Irak dan dua orang jurnalis Reuters.
Dilansir melalui Big News Network, Selasa (6/4/2010), Wikileaks sendiri mengklaim mendapatkan video tersebut dari beberapa sumber di dalam tubuh militer AS. Bahkan Wikileaks mengutuk keras insiden tersebut.
Kamera berukuran mirip senapan itu merekam semua peristiwa yang terjadi pada 17 Juli 2007, termasuk adanya rekaman percakapan antara pilot helikopter dengan tentara di medan peperangan. Dalam percakapan tersebut, mereka meyakini pilot untuk melancarkan tembakan karena orang-orang di jalanan Kota Baghdad tersebut diduga sebagai pemberontak bersenjata.
Seorang anak yang berada di dalam van pun tertembak, juga seorang laki-laki yang mencoba menolong jurnalis yang terluka.
Militer AS mengonfirmasi bahwa insiden tersebut dikarenakan ketidaktahuan para personil di dalam helikopter. Kamera yang dibawa jurnalis itu terlihat seperti sebuah senjata sehingga ia pun turut tertembak.
Sumber:www.okezone.com



0 komentar:
Posting Komentar